Wednesday, March 31, 2010

Sumber Energi Listrik Baru

Para ilmuwan di Massachusetts Institute of Technology menemukan sumber energi yang dapat dilihat hanya dengan mikroskop yaitu dengan menggunakan nanoteknologi. Kabel kecil yaitu karbon nanotube, untuk menghasilkan gelombang energi yang kuat kemudian dilapisi bahan bakar dan akan menciptakan gelombang dan thermopower yang tidak mengandung racun dan dapat digunakan untuk membantu daya elektronik, komputer dan ponsel. Akibatnya baterai dapat menjadi 10 kali lebih kecil tetapi tetap memiliki kekuatan yang sama.

Untuk memiliki daya seperti baterai, perlu dilakukan pemindahan elektron dalam suatu material dari satu ujung baterai ke yang lain dan menghasilkan arus listrik. Kelebihannya yaitu dapat menghasilkan banyak kekuatan untuk perangkat yang sangat kecil. Bahan pada thermopower ini adalah bahan organik yang terbuat dari karbon dan dapat menghemat energi.



Friday, March 26, 2010

Listrik dari Jus Belimbing Wuluh

Penemuan seorang guru sekolah menengah atas di Magetan, Jawa Timur tentang sebuah sumber listrik yang berasal dari jus belimbing wuluh dan dapat menghasilkan listrik yang menghidupkan bola lampu selama satu bulan nonstop. Prosesnya hanya sederhana dengan menyiapkan satu gelas tanah, jus belimbing wuluh, lempeng tembaga dan seng sebagai elektroda. Semakin besar ukuran, semakin besar pula energi listrik yang diperoleh.

Friday, March 19, 2010

Pembangkit Listrik Tenaga Air Selokan

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menciptakan alat yang bisa membangkitkan listrik dengan tenaga air dari selokan menghasilkan 1-2 KW tiap unit dan akan ditawarkan pada beberapa pemerintah daerah. Contohnya dapat ditemui di Kebun Raya Cibodas. Alat tersebut hanya memerlukan saluran air sepanjang 1 meter dengan kedalaman 20-30 cm. Jika kebutuhan masyarakat akan listrik sekitar 50 watt maka alat tersebut dapat memenuhi 20 rumah. Target utamanya adalah untuk lampu penerangan jalan di daerah-daerah.

Thursday, March 18, 2010

Kuburan Menjadi Sumber Listrik di Spanyol

Santa Coloma de Gramanet, dekat Barcelona, menjadikan kuburan sebagai tempat untuk memperoleh sumber energi terbarukan dengan menempatkan 462 panel penangkap panas matahari di atas kuburan bertingkat yang mampu menghasilkan energi untuk 60 rumah setiap tahun. Panel solar ini menutupi kurang dari 5% keseluruhan wilayah kuburan dan memiliki empat lokasi panel sinar matahari, ada yang terletak di atas gedung tetapi proyek kuburan ini yang terbesar.

Esteve Serret, direktur Conste-Live Energy, perusahaan yang memiliki kuburan dan energi terbarukan menegaskan instalasi panel ini menelan biaya 720.000 euro dan mengurangi karbondioksida yang dikeluarkan ke atmosfer sebanyak 62 ton per tahun. Posisi panel menghadap hampir ke arah selatan untuk menangkap sinar matahari dalam jumlah maksimum dan diletakkan agak miring.

Layang-Layang Sumber Listrik Potensial

Penelitian di Universitas Delft Belanda membuktikan bahwa sebuah layang-layang dengan luas permukaan 10 meter persegi yang diterbangkan dapat menghasilkan listrik 10 kilowatt. Uluran tali saat layang-layang bergerak naik dan sampai pada ketinggian maksimum, tali digulung kembali dan proses tersebut diulang dari awal untuk menghasilkan listrik di generator.

Selanjutnya sedang dikembangkan tentang layang-layang Laddermill yang dapat menghasilkan listrik 50 kilowatt kemudian akan semakin diupayakan hingga mencapai 100 MW. Pemasangan kincir pada layang-layang berpotensi menghasilkan daya putar lebih baik daripada kincir angin di darat maka memerlukan tali konduktor sebagai pengganti kabel.





Monday, March 15, 2010

Jus Bawang Menghasilkan Energi Listrik

Dua bersaudara pemilik perusahaan Gills Onions di California Utara mengelola sistem yang mengubah 30.000 pon sampah petani bawang merah menjadi sumber energi listrik dengan proyek bernilai USD9,5 juta dan mampu menghasilkan energi 600 kilowatt. Salah satu komponennya, yakni digester anaerobik yang mengubah bawang busuk menjadi biogas dan gas tersebut diubah kedalam zat methanol, yakni komponen gas alami. Proyek ini dapat mengurangi biaya tagihan listrik sampai USD700.000 per tahun dan menghemat biaya pengelolaan sampah USD400.000 setiap tahunnya.

Thursday, March 11, 2010

Sumber Listrik di China dari Kotoran Ayam

DQY Ecological Farm, perusahaan modal asing dengan modal terdaftar 208 juta yuan dan menghasilkan 71 persen telur organik di pasar Beijing merupakan pemasok utama telur organik untuk Beijing, telah menyediakan pasokan listrik yang berasal dari kotoran ayam. Panas untuk tenaga listrik berasal dari 80.000 kotoran ayam yang diperoleh setiap tahun dari 3 juta ayam.

Energi yang dihasilkan dapat mencapai 14.600 MW per tahun yang menyediakan kebutuhan listrik untuk 10.000 keluarga di Beijing, Tianjin, dan wilayah otonomi pedalaman Mongolia di China Utara. Prosesnya dengan memanfatkan gas-bio untuk menghasilkan listrik yang terpasang dari bekas sumbernya yang dipanaskan batu bara, peternakan DQY mengurangi buangan gas CO2 sampai 95.000 ton per tahun.