Para ilmuwan di Massachusetts Institute of Technology menemukan sumber energi yang dapat dilihat hanya dengan mikroskop yaitu dengan menggunakan nanoteknologi. Kabel kecil yaitu karbon nanotube, untuk menghasilkan gelombang energi yang kuat kemudian dilapisi bahan bakar dan akan menciptakan gelombang dan thermopower yang tidak mengandung racun dan dapat digunakan untuk membantu daya elektronik, komputer dan ponsel. Akibatnya baterai dapat menjadi 10 kali lebih kecil tetapi tetap memiliki kekuatan yang sama.
Wednesday, March 31, 2010
Sumber Energi Listrik Baru
Friday, March 26, 2010
Listrik dari Jus Belimbing Wuluh
Friday, March 19, 2010
Pembangkit Listrik Tenaga Air Selokan
Thursday, March 18, 2010
Kuburan Menjadi Sumber Listrik di Spanyol
Layang-Layang Sumber Listrik Potensial
Penelitian di Universitas Delft Belanda membuktikan bahwa sebuah layang-layang dengan luas permukaan 10 meter persegi yang diterbangkan dapat menghasilkan listrik 10 kilowatt. Uluran tali saat layang-layang bergerak naik dan sampai pada ketinggian maksimum, tali digulung kembali dan proses tersebut diulang dari awal untuk menghasilkan listrik di generator.
Selanjutnya sedang dikembangkan tentang layang-layang Laddermill yang dapat menghasilkan listrik 50 kilowatt kemudian akan semakin diupayakan hingga mencapai 100 MW. Pemasangan kincir pada layang-layang berpotensi menghasilkan daya putar lebih baik daripada kincir angin di darat maka memerlukan tali konduktor sebagai pengganti kabel.
Monday, March 15, 2010
Jus Bawang Menghasilkan Energi Listrik
Thursday, March 11, 2010
Sumber Listrik di China dari Kotoran Ayam
DQY Ecological Farm, perusahaan modal asing dengan modal terdaftar 208 juta yuan dan menghasilkan 71 persen telur organik di pasar Beijing merupakan pemasok utama telur organik untuk Beijing, telah menyediakan pasokan listrik yang berasal dari kotoran ayam. Panas untuk tenaga listrik berasal dari 80.000 kotoran ayam yang diperoleh setiap tahun dari 3 juta ayam.
Energi yang dihasilkan dapat mencapai 14.600 MW per tahun yang menyediakan kebutuhan listrik untuk 10.000 keluarga di Beijing, Tianjin, dan wilayah otonomi pedalaman Mongolia di China Utara. Prosesnya dengan memanfatkan gas-bio untuk menghasilkan listrik yang terpasang dari bekas sumbernya yang dipanaskan batu bara, peternakan DQY mengurangi buangan gas CO2 sampai 95.000 ton per tahun.