Thursday, December 23, 2010

Pembangkit Listrik Sawit Dikembangkan

PT Perkebunan Nusantara XIII melakukan studi kelayakan terhadap pembangunan pembangkit listrik yang memanfaatkan sisa limbah sawit di Parindu, Kabupaten Sanggau. Pembangkit listrik tersebut merupakan bagian dari nota kesepahaman PTPN XIII dengan PLN dalam pembelian energi listrik yang mencapai 2 x 3 megawatt.

PTPN XIII memanfaatkan cangkang sisa olahan buah sawit dan tandan kosong sebagai bahan bakar untuk memutar turbin. Cangkang tersebut membakar boiler yang uap panasnya dapat digunakan untuk menggerakkan turbin mesin pembangkit listrik.

Selain untuk listrik, juga dapat dioptimalkan sisa limbah dari pengolahan CPO sebagai bahan baku biodiesel. Saat ini satu unit mesin digunakan untuk memproses limbah tersebut menjadi biodisel di Parindu, Kabupaten Sanggau dengan kapasitas enam ribu liter.


Biaya produksi satu liter biodiesel tersebut sekitar Rp4 ribu. Bahan bakunya dari CPO yang mengandung asam lemak bebas berkadar tinggi. Biodiesel yang dihasilkan digunakan untuk Pabrik Kelapa Sawit di Parindu yang berkapasitas olah 60 ton tandan buah segar per jam.

Tuesday, December 14, 2010

Aspal Menghasilkan Energi Listrik

Aspal dirancang untuk mengumpulkan energi matahari atau surya kemudian energi tersebut diubah menjadi energi listrik untuk berbagai keperluan. Energi panas dikumpulkan melalui panel surya yang ditaruh di bawah lapisan aspal dan diubah menjadi energi listrik. Titik optimal panas berada sekitar dua inci di bawah permukaan aspal.

Pengumpulan energi sebaiknya dilakukan di tempat-tempat beraspal yang jarang digunakan. Misalnya, area yang jarang dipijak di pinggir landasan bandara, pusat perbelanjaan atau mal, dan trotoar. Tempat parkir juga dapat dimanfaatkan karena aspalnya yang rusak karena panas ban dan mesin mobil plus matahari.

Thursday, November 11, 2010

Panas dari Aspal Sebagai Sumber Listrik

Hal ini telah diuji coba Peneliti University of Rhode Island (YRI) menguji metode pemanenan energi matahari yang diserap dari permukaan jalan untuk melelehkan es, menyalakan lampu jalan, dan memanaskan gedung sehubungan ditelitinya panas dari jalanan kota yang dapat dijadikan sebagai sumber energi listrik.

Saat musim panas, aspal menyerap sejumlah besar panas dan memanaskan jalan hingga 140 derajat atau lebih. Jika dapat dipanen, maka panas tersebut dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari, menghemat bahan bakar fosil, dan mengurangi pemanasan global.

Salah satu cara yang ditempuh yaitu membungkus sel fotovoltaik fleksibel di sekitar pembatas jalan raya untuk menyalakan lampu jalan dan rambu lalu lintas. Cara lain dengan memasang pipa berisi air di bawah aspal dan menghangatkan dengan matahari. Air panas dapat disalurkan ke gedung-gedung untuk memuaskan kebutuhan air panas dengan salah satu sifat aspal yang dapat menyimpan panas dengan baik.

Tuesday, November 9, 2010

Pembangkit Listrik dengan Cangkang Sawit

PT Gunung Gahapi Saksi, anak usaha perusahaan baja, akan membangun pembangkit listrik 2x15 MW dengan menggunakan cangkang kelapa sawit sebagai bahan baku dengan investasi Rp 150 miliar.

Energi listrik tersebut akan digunakan untuk kebutuhan sendiri yaitu 5-7 MW, sedangkan sisanya dijual kepada PT PLN. Pembangkit listrik ini dinilai ramah lingkungan dan bahan baku lokal dengan volume yang cukup.

Thursday, September 23, 2010

Tas Laptop Penghasil Energi Listrik

Tas laptop yang dilengkapi dengan tenaga surya dapat membantu kita dalam menghemat listrik jika berpergian jauh dan baterai laptop sudah memberi tanda " low battery". Dengan bantuan energi sinar matahari, baterai laptop dapat hidup kembali. Tas laptop tidak dapat menghidupi laptop tanpa baterai tetapi dapat mengisi baterai laptop sampai penuh selama ada sinar mayahari yang mencukupi dengan daya yang dihasilkan mencapai 15 W selama 5 jam. Anda dapat memakai laptop hingga 2 sampai 3 jam atau jika baterai masih ada isi maka dapat menambah hingga 20 sampai 45 menit jika memegang tas ini selama 1 jam di bawah sinar surya. Selain baterai laptop, tas ini dapat memenuhi baterai handphone selama 1 jam karena memiliki baterai lithium-ion dengan kapasitas 58 W jam.

Monday, September 20, 2010

Alat Pengubah Kotoran Anjing Menjadi Energi Listrik

Proyek Park Spark merupakan proyek yang akan mengubah kotoran anjing menjadi sumber energi listrik yang digunakan untuk kepentingan di lingkungan sekitar mulai dari penerangan lampu sampai listrik untuk toko-toko kecil. Pembangunan ini akan difokuskan pada area-area atau taman-taman yang biasa merupakan tempat bermain para anjing, dimana akan terdapat sebuah tangki yang akan mengubah gas metane yang dihasilkan kotoran dan mengubahnya menjadi sumber listrik yang berguna untuk menerangi lampu jalan.

Thursday, August 26, 2010

Indocement Kembangkan Jarak Pagar Untuk Energi

PT Indocement Tunggal Prakarsa (Tbk) mengembangkan tanaman jarak pagar (Jathropa curcas) sebagai salah satu alternatif sumber energi terbarukan pengganti energi bahan bakar minyak (BBM) dan energi fosil. Dengan tanaman ini terjadi penghijauan yang dapat menyerap karbondioksida atau CO2 sehingga lingkungan menjadi lebih baik. Menjalin kerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) maka tanaman jarak yang ditanam pada lahan marjinal bekas tambang 70 hektare di pabrik Citeureup tumbuh dengan baik dan menghasilkan 1 ton setiap tahun dari lahan yang berbeda.